Metro Koran

Beranda » Metro Bengkulu » Berita Kota » Tersangka Pelaku Pencabulan di Pulangkan

Tersangka Pelaku Pencabulan di Pulangkan

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya

Metro Koran

Ikuti saya di Twitter

Arsip


Metro Koran, Medan. Tersangka pelaku pencabulan terhadap seorang bocah berusia 7 tahun, yang tak lain adalah tetangganya sendiri, diijinkan pulang oleh penyidik Polresta Medan, Jumat (13/2/2015) siang. Dia dipulangkan, setelah sempat ditahan satu hari.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Wahyu Istanto Bram mengatakan, pemulangan AH dikarenakan usianya yang masih berada di bawah usia penahanan.

IUSTRASI PENCABULAN

“Modusnya main dokter-dokteran. Tapi keterangan korban memang ada ancaman. Kita tidak menampik itu dan akan menelusuri keterangan tersebut dari tersangka,” tambah Wahyu

“Menurut UU Nomor 23 Tahun 2002, kita hanya bisa menahan anak yang berusia 14 tahun ke atas. Sementara yang bersangkutan masih 12 tahun. Akan tetapi proses hukumnya tetap berjalan. Dia akan kita panggil yang bersangkutan seperlunya saja,” jelas Wahyu.

Wahyu memaparkan, dari keterangan korban, AH telah melakukan pencabulan sebanyak delapan kali. AH sendiri ketika dikonfrontir polisi, membenarkan keterangan tersebut.

“Totalnya delapan kali. Enam kali AH memasukkan jarinya ke kemaluan korban dan dua kali AH memasukkan kemaluannya ke kemaluan korban,” papar Wahyu.

Dia menerangkan, dalam menjalankan aksinya, korban diajak AH untuk bermain dokter-dokteran. Korban sendiri beberapa kali sempat mencoba melawan, namun karena postur tubuh AH yang lebih besar, korban selalu kalah. Korban pun sebelumnya tak pernah berani melaporkan peristiwa tersebut kepada orang tuanya, karena sempat diancam AH.

“Modusnya main dokter-dokteran. Tapi keterangan korban memang ada ancaman. Kita tidak menampik itu dan akan menelusuri keterangan tersebut dari tersangka,” tambah Wahyu.

Namun, mengingat usia AH yang masih di bawah umur, Wahyu mengaku pihaknya akan melakukan upaya restorative justrice dalam perkara tersebut. Ia pun meminta agar keluarga korban maupun keluarga tersangka, dapat menyelesaikan persoalan ini secara damai.

“Kita upayakan damai. Tapi kalau terwujud di antara keluarga mereka, ya tersangka akan dituntut di pengadilan, dan jika diputus bersalah, wajib menjalani hukumannya setelah berusia 14 tahun,” tutup Wahyu.

Flag Counter

Blog yang Saya Ikuti

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Denna Mitra Indonesia

Layanan Bantuan Perumahan, Konsultasi Dan Pusat Informasi Perumahan (Dmi Property Agency)

Metro Koran

Berita Seputar Bengkulu dan Indonesia, Fakta Itu Nyata

Ilmu Hukum

Berbagi Penyelesaian Masalah Untuk Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: