Metro Koran

Beranda » Metro Bengkulu » Berita Kota » Aparat Tidak Tegas Pedagang K5 Langgar Perda

Aparat Tidak Tegas Pedagang K5 Langgar Perda

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya

Metro Koran

Ikuti saya di Twitter

Arsip


Aparat Tidak Tegas
Pedagang K5 Langgar Perda
Bengkulu- Keberadaan puluhan pedagang kaki lima di sepanjang jalan S.Parman telah melanggar Peraturan Daerah No.3 tahun 2008. Pemerintah Kota Bengkulu, dalam hal ini Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu masih berupaya melakukan upaya persuasif, sementara pedagang menyebut pemerintah kota tidak tegas, yang melarang tapi menarik pungutan restribusi.

Menjamurnya pedagang kaki lima di sepanjang jalan S.Parman diduga karena ada yang menjamin

Menjamurnya pedagang kaki lima di sepanjang jalan S.Parman diduga karena ada yang menjamin

“Kami tetap akan berupaya untuk melarang mereka menggelar dagangan disepanjang jalur hijau tersebut, namun saat ini kami belum menindak mereka, kami masih menggunakan pendekatan persuasif dan melakukan sosialisasi serta rencananya kami akan membuat rambu-rambu larangan untuk berjualan di jalan tersebut. “ kata Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Ali Armada.
Ali Armada juga membenarkan bahwa keberadaan pedagang kaki lima di sepanjang jalan S. Parman tersebut telah melanggar Perda Nomor 3 tahun 2008 tentang larangan berjualan di jalur hijau kota dan trotoar, untuk itu kalau mereka setelah diingatkan dan diberikan sosialisasi tetap masih berjualan di sana, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas lewat jalur hukum dengan ancaman kurungan tiga bulan.
“Kami akan ambil tindakan tegas melalui jalur hukum apabila mereka masih melanggar Perda tersebut setelah kami melakukan sosialisasi nanti atau setelah rambu-rambu larangan berjualan kami pasang.” Tegas mantan camat Teluk Segara ini.
Sementara itu beberapa pembeli yang ditemui di salah satu pedagang kaki lima mengatakan, seharusnya pemerintah berlaku tegas kalau memang mau menegakkan Perda. Ia yakin, “bandel” nya para pedagang akibat kurang tegasnya pemerintah.
“Seperti yang kita lihat beberapa bulan lalu, Satpol PP mengusir para pedagang kaki lima, ada beberapa pedagang yang kemudian memanfaatkan halaman perkantoran untuk menggelar dagangannya dan tiga hari kemudian merekapun kembali ke trotoar. Setiap hari pejabat daerah lewat sana tapi dibiarkan saja, coba kalau tegas dan kontinue melakukan sosialisasi Perda itu, aku pikir mereka akan patuhi.” Kata Sofie.
Secara kasat mata daerah hijau seperti di jalan S Parman kini terkesan kumuh dengan semakin menjamurnya pedagang kaki lima dijalur tersebut. Namun sepertinya sulit bagi pemerintah kota melarang mereka, terlebih adanya dugaan pungutan restribusi kepada para pedagang seperti yang diungkapkan salah satu pedagang yang enggan disebutkan identitasnya. “Kami diminta uang Rp.1000 sehari untuk restribusi kebersihan dan mereka juga tidak menegur kami, mereka hanya pesan sampahnya dimasukkan plastik, jaga kebersihan, itu saja kok.Kalau mereka meminta uang dengan kami, artinya kami di izinkan berjualan disini kan, kalau tidak mengapa kami dipungut restribusi. Lagipula pemilik gedung perkantoran seperti beberapa bank tidak ada yang berkeberatan dengan keberadaan kami,” Ujarnya.
Sementara itu, dari pantauan KKB di lapangan terlihat puluhan pedagang mulai menggelar daganganya sejak pukul 09.00 wib hingga pukul 17.00 wib, ada yang menggunakan gerobak, mobil bak terbuka yang dimodifikasi bahkan ada yang membuat tenda. Dan akibatnya, arus lalu lintas di jalur tersebut sedikit terganggu dengan beberapa kendaraan yang berhenti, terutama di depan Rumah Sakit Tiara Sella. Dan kondisi inipun dimanfaatkan oleh pengelola parkir untuk menarik restribusi parkir, tersirat penegakkan Perda nomor 3 tahun 2008 menjadi lemah akibat ketidaktegasan apartur pemerintah itu sendiri. (id)

 

Flag Counter

Blog yang Saya Ikuti

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Denna Mitra Indonesia

Layanan Bantuan Perumahan, Konsultasi Dan Pusat Informasi Perumahan (Dmi Property Agency)

Metro Koran

Berita Seputar Bengkulu dan Indonesia, Fakta Itu Nyata

Ilmu Hukum

Berbagi Penyelesaian Masalah Untuk Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: