Metro Koran

Beranda » Metro Bengkulu » Berita Kota » Pemprov Tanggung Biaya Transportasi Calhaj Bengkulu- Padang

Pemprov Tanggung Biaya Transportasi Calhaj Bengkulu- Padang

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya

Metro Koran

Ikuti saya di Twitter

Arsip


Pemprov Tanggung Biaya Transportasi Calhaj Bengkulu- Padang
BENGKULU (METRO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar dari APBD setempat untuk mensubsidi biaya transportasi calon jamaah haji dari Bengkulu ke Padang, Sumatra Barat pada musim haji tahun ini.
“Semua Calhaj Bengkulu biaya transportasinya ke Embarkasi Padang kita gratiskan. Pemprov Bengkulu telah mengalokasikan dana Rp 3 miliar untuk mengatasi biaya tersebut,” kata Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, di Bengkulu, Sabtu (8/7).

Selama ini, katanya seperti dilansir Antara biaya transportasi dari Bengkulu ke Padang dan sebaliknya dibebankan kepada masing-masing calhaj, tapi tahun ini, semuanya ditanggung Pemprov Bengkulu.

Bantuan biaya transportasi domestik para calhaj tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam pelayanan ibadah haji di daerah ini. Apalagi, jika Kementerian Agama menyetujui Bengkulu sebagai embarkasi antara, sehingga para calhaj hanya transit saja di Padang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci.

“Kalau embarkasi haji antara sudah disetujui Menteri Agama, maka calon jamaah haji kita menyelesaikan seluruh urusan administrasi cukup di Bengkulu, ke Padang hanya transit sebelum bertolak ke Tanah Suci, sehingga pelayanan haji di Bengkulu semakin baik,” ujarnya.

Sebab, sejumlah instansi terkait dengan keberangkatan calhaj ke Tanah Suci sudah disiapkan di Bengkulu, seperti asrama haji, bea cukai, keimigrasian dan kelengkapan lainnya, sehingga pelayanan kepada para calhaj semakin baik.

Gubernur Junaidi mengatakan, tahapan verifikasi embarkasi haji antara sudah memasuki tahap akhir, dimana Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Anggito Abimanyu menyaksikan langsung simulasi embarkasi haji di Asrama Haji Bengkulu pada Selasa (4/6).

Hasil simulasi atau verifikasi tahap akhir itu, akan dilaporkan ke Menteri Agama, kemudian akan diputuskan apakah Bengkulu layak menjadi embarkasi haji antara. “Kita berharap keinginan Bengkulu menjadi embarkasi antara dapat direalisasikan oleh Kemenag,” ujarnya.

Sementara anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Lukman mengatakan, penggunaan dana tersebut sebaiknya dengan sistem pemesanan khusus pesawat untuk membawa para calon jemaah haji. “Sebaiknya Pemprov Bengkulu mencarter pesawat untuk membawa para calhja menuju Padang, sehingga lebih mudah pertanggungjawaban dananya,” ujarnya.

Sebab, pemberian dana untuk transportasi kepada para calhaj sulit diawasi sehingga rawan terjadi penyelewengan. Akibatnya, dana yang disiapkan untuk para calhaj dikorupsi. “Kita tidak mengharapkan ada petugas haji di Bengkulu masuk penjara karena korupsi,” ujarnya.

Kepala Bidang Urusan Haji dan Umrah, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu, Zahdi Taher mengatakan, sampai saat ini, sudah 1.400 dari 1.614 orang calhaj Bengkulu, yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) kepada pemerintah.

Sedangkan batas akan akhir pelunasan BPIH pada 12 Juni mendatang. Bagi calhaj yang tidak melunasi sampai batas tersebut, maka mereka terpaksa batal berangkat haji pada 2013. Sebab, Kemenag tidak akan memperpanjang bata pelunasan BPIH.(rga)

 

 

Flag Counter

Blog yang Saya Ikuti

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Denna Mitra Indonesia

Layanan Bantuan Perumahan, Konsultasi Dan Pusat Informasi Perumahan (Dmi Property Agency)

Metro Koran

Berita Seputar Bengkulu dan Indonesia, Fakta Itu Nyata

Ilmu Hukum

Berbagi Penyelesaian Masalah Untuk Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: