Metro Koran

Beranda » Metro Bengkulu » Berita Daerah » Argamakmur » “Jangan Ambisi Dapatkan Dana Pembangunan Hutan”

“Jangan Ambisi Dapatkan Dana Pembangunan Hutan”

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya

Metro Koran

Ikuti saya di Twitter

Arsip


“Jangan Ambisi Dapatkan Dana Pembangunan Hutan”
ARGAMAKMUR (METRO) – Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Bengkulu Utara, melalui Kepala Bidang (Kabid) rehabilitasi hutan, Ignatius S Hut, mengingatkan masyarakat daerah itu agar tidak terlalu ambisi mendapatkan dana pembangunan hutan. Karena, dana itu bukan proyek, dan merupakan dana bergulir yang harus dikembalikan dan akan digulirkan kepada warga lain yang dianggap layak.
“Dana yang nanti akan kita salurkan itu tentunya akan ditagih dan harus dikembalikan, kemudian akan digulirkan kembali kepada debitur yang lainnya dan itu pun di berikan kepada calon debitur yang dinilai layak. Saya himbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati agar tidak terpengaruh untuk mengajukan proposal pinjaman bantuan dana bergulir itu,” katanya.

Dia juga mengingatkan, dalam kesempatan ini bisa saja dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan pungutan uang pendaftaran dan pungutan lain dengan janji akan diberi bantuan dana. Karna bantuan dana bergulir ini jelas mempunyai proses, prosdur, prinsip dan aturan yang harus dipenuhi oleh calon debitur.

Berarti, bukan tak mungkin ambisi dari kelompok tani hutan rakyat (KTHR) atau koperasi warga di daerah itu yang menginginkan dana pembangunan hutan tersebut, akan sia-sia. Pasalnya, sebelum pemberian dana bergulir itu, pihak Pusat P2H akan melakukan penilaian. Setelah semua persyaratan terpenuhi dan akan melakukan penilaian permohonan pinjaman melalui penilaian administrasi, verifikasi dan klarifikasi lapangan serta analisis kelayakan.

Sebagaimana diketahui, sejak sekitar dua bulan terakhir, banyak masyarakat di hampir seluruh desa di BU berbondong-bondong mengajukan proposal pinjaman dana bergulir melalui badan layanan umum (BLU) Pusat pembiayaan pembangunan hutan (Pusat P2H), untuk mendapatkan dana pembangunan hutan program pengayaan hutan rakyat Kementerian Kehutanan.

Dalam program penanaman kayu jenis Jabon dan Sengon ini, besaran dana yang diberikan sesuai Keputusan Kapus P2H No.SK. 16/P2H-1/2012, sebesar Rp20 juta per hektar yang pencairannya disesuaikan dengan tahapan kegiatan. Tahap 1, pengadan bibit Rp5.500 per pohon dan biaya penanaman Rp3.550 per pohon.

Tahap 2, penyaluran dana pemeliharaan tahun berjalan Rp5.225 per pohon dan tahap 3, penyulaman dan pemeliharaan tahun pertama dan pemeliharaan tahun kedua dan seterusnya Rp5.725 per pohon dengan jumlah biaya total Rp 20 ribu per pohon dalam kurun waktu dua tahun berjalan. (rz)

 

 

Flag Counter

Blog yang Saya Ikuti

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Denna Mitra Indonesia

Layanan Bantuan Perumahan, Konsultasi Dan Pusat Informasi Perumahan (Dmi Property Agency)

Metro Koran

Berita Seputar Bengkulu dan Indonesia, Fakta Itu Nyata

Ilmu Hukum

Berbagi Penyelesaian Masalah Untuk Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: