Metro Koran

Beranda » Metro Bengkulu » Berita Daerah » Bengkulu Utara » BPDAS Bengkulu Akan Hijaukan Kawasan Hulu Sungai

BPDAS Bengkulu Akan Hijaukan Kawasan Hulu Sungai

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya

Metro Koran

Ikuti saya di Twitter

Arsip


BPDAS Bengkulu Akan Hijaukan Kawasan Hulu Sungai
BENGKULU (METRO) – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun, Bengkulu memprioritaskan kegiatan penghijauan di sejumlah kawasan hulu sungai di daerah itu. Ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman banjir di daerah tersebut.

“Ada beberapa kawasan hulu sungai di Bengkulu, mulai gundul, sehingga perlu dilakukan penghijauan untuk mengantisipasi ancaman banjir ke depan di daerah tersebut,” kata Kepala BPDAS Bengkulu, Sumarsono, di Bengkulu, Sabtu (1/6).
Ia mengatakan, ada beberapa DAS di Bengkulu yang mendesak dilakukan penghijuan, di antara DAS Rindu Hati, dan Susup di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kedua DAS ini bermuara di Sungai Bengkulu yang mengalir ke Kota Bengkulu, pada saat musim hujan sering meluap dan terjadi banjir.

Selain itu, pada musim kemarau debit air Sungai Bengkulu turun drastis, sehingga mempengaruhi sumber air baku bagi PDAM Kota Bengkulu. “Kedua DAS ini akan dilakukan penghijuan,” ujarnya.

Sumarsono mengatakan, selain DAS Rindu Hati dan Susup juga ada sembilan anak sungai di Kabupaten Lebong yang di bagian hulunya juga sudah gundul, sehingga berpengaruh pada debit air Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tes.

“Kami sudah menyiapkan sekitar 300.000 bibit kayu berbagai jenis tanaman untuk penghijauan di daerah tersebut. Jumlah ini disesuaikan dengan daerah yang membutuhkan, dan siap dibagikan,” ujarnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lebong Fahrurrozi mengatakan, debit air Sungai Ketahun di daerah itu dalam beberapa tahun terakhir semakin berkurang akibat kawasan hutan di bagian hulunya sebagian besar gundul.

“Ada sekitar sembilan anak sungai mengalir ke Sungai Ketahun yang kondisi hutannya memprihatinkan dan perlu penghijauan,” ujarnya.

Sembilan anak sungai itu antara lain Air Tanang dari Mangkurajo, Air Tikat, Air Ketelang dari kawasan Danau Tujuh Warna, dan Air Susup.”Kami memerlukan bantuan bibit kayu sekitar 200 ribu batang antara lain jenis medang, bambang lanang dan meranti,” katanya.(rga)

 

 

Flag Counter

Blog yang Saya Ikuti

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Denna Mitra Indonesia

Layanan Bantuan Perumahan, Konsultasi Dan Pusat Informasi Perumahan (Dmi Property Agency)

Metro Koran

Berita Seputar Bengkulu dan Indonesia, Fakta Itu Nyata

Ilmu Hukum

Berbagi Penyelesaian Masalah Untuk Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: