Metro Koran

Beranda » Metro Bengkulu » Berita Kota » Kualitas Air PDAM Bengkulu “Buruk”

Kualitas Air PDAM Bengkulu “Buruk”

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya

Metro Koran

Ikuti saya di Twitter

Arsip


Kualitas Air PDAM Bengkulu “Buruk”
BENGKULU(METRO) – Kualitas air PDAM Kota Bengkulu kurang terjamin karena sumbar air bakunya berasal dari Sungai Bengkulu yang mengalami pencemaran akibat limbah batubara.01.Ilustrasi PDAM
“Selama ini masyarakat Bengkulu menganggap kualitas air PDAM bagus dan jernih sehingga aman untuk dikonsumsi. Padahal, anggapan itu salah karena diduga sumber air baku PDAM dari Sungai Bengkulu sudah tercemar limbah,” kata Ketua Walhi Bengkulu, Beni Ardiansyah, di Bengkulu, belum lama ini.

Ia mengatakan, akibat pencemaran air sungai tersebut, tidak hanya masyarakat yang tinggal di sekitar bibir sungai yang terkena imbasnya, tapi masyarakat yang mengkonsumsi air PDAM juga terkena dampaknya.

Pencemaran di Sungai Bengkulu itu, katanya berdasarkan kajian Walhi Bengkulu, ada 14 perusahaan tambang batubara dan pabrik CPO yang ada di hulu sungai mencari lingkungan sungai tersebut,

Pencemaran ini merugikan masyarakat yang ada dibibir sungai, dan warga yang mengkonsumsi air yang sumbernya dari Sungai Bengkulu.

Beni mengungkapkan, di dalam air tersebut terkandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan manusia, seperti timbale, mercury dan zat-zat kimia berbahaya lainnya.

Apalagi pengelolaan air bersih yang dilakukan PDAM Kota Bengkulu hanya menggunakan bahan baku tawas, dan tidak dilengkapi dengan alat tehnologi moderen, sehingga zat-zat berbahaya masih terkandung dalam air tersebut.

“Memang masyarakat sekarang belum merasakan dampak tersebut, karena hal ini baru dirasakan beberapa tahun kemudian. Bahkan, jika terus-terusan mengkonsumsi air tersebut bisa menyebabkan cacat mental, seperti ukuran tubuh yang semakin kecil, gangguan tulang, kekroposan pada tulang, atau gatal-gatal,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengimbau kepada PDAM Kota Bengkulu, agar menggunakan alat canggih dalam memproses air Sungai Bengkulu menjadi air bersih, sehingga air yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman dari ancaman berbagai jenis penyakit.

Sementara itu, Pengurus Kelompok Pecinta Alam (KAMPALA) Fakultas Pertanian Unib, Harianyah mengungkapkan, pemerintah segera memakai teknologi pengolahan air agar air yang dihasilkan benar-benar terjamin kualitasnya dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Perlu teknologi pengolahan air yang baik supaya air itu layak dikonsumsi masyarakat. Sebab, Jika dibiarkan terus konsumsi air tersebut bisa menyebabkan penyakit dan merugikan masyarakat,” ujarnya.(yt)

 

Flag Counter

Blog yang Saya Ikuti

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Denna Mitra Indonesia

Layanan Bantuan Perumahan, Konsultasi Dan Pusat Informasi Perumahan (Dmi Property Agency)

Metro Koran

Berita Seputar Bengkulu dan Indonesia, Fakta Itu Nyata

Ilmu Hukum

Berbagi Penyelesaian Masalah Untuk Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: