Metro Koran

Beranda » Metro Bengkulu » Berita Daerah » Bengkulu Tengah » Bongkol Bunga Rafflesia Dihargai Rp4 Juta

Bongkol Bunga Rafflesia Dihargai Rp4 Juta

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya

Metro Koran

Ikuti saya di Twitter

Arsip


Bongkol Bunga Rafflesia Dihargai Rp4 Juta
BENGKULU (METRO) – Bongkol atau calon bunga rafflesia (Rafflesia arnoldii) di kawasan Hutan Cagar Alam Taba Penanjung, ditawar seorang pengunjung seharga Rp4 juta. Namun niat pembeli yang akan menggunakan pongkol bunga tersebut sebagai untuk penelitian, ditolak warga setempat.
“Ada yang mau beli, kami ditawari uang Rp4 juta untuk satu bongkol, tapi kami menolak, karena ini bunga langka dan dilindungi,” kata Minjuanda, warga yang menjaga satu bunga rafflesia yang mekar di Cagar Alam Taba Penanjung, Benteng, itu, kepada antara, Rabu.
04Ia mengatakan bahwa menurut calon pembeli tadi, bongkol bunga seukuran bola kaki itu akan digunakan untuk kepentingan penelitian. Namun, Minjuanda dan sejumlah warga lainnya sebagai penmenjaga bunga dan bongkol rafflesia tersebut, menolak tawaran itu. "Kami juga tidak mau berurusan dengan hukum, karena menjual atau mencuri bunga rafflesia bisa masuk penjara," katanya.

Satu bunga yang mekar sempurna dan sejumlah bongkol di lokasi itu hanya berjarak 10 meter dari badan jalan raya lintas Bengkulu-Kepahiang.

Lokasi yang mudah dijangkau tersebut membuat mereka mendirikan pos penjagaan di pinggir jalan dan berjaga selama 24 jam.
“Apalagi masih ada beberapa bongkol yang kami temukan di sekitar lokasi bunga mekar, jadi perlu dijaga,” katanya.

Pantauan di lokasi, pos darurat tersebut didirikan seadanya, dan bila malam tidak ada penerangan. Sejumlah pengunjung terlihat antusias mengabadikan bunga langka yang juga terbesar di dunia itu.

Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Sofian Ramadhan mengatakan di hutan Cagar Alam Taba Penanjung sering ditemukan rafflesia mekar, sebab merupakan habitat asli.

Selain di Hutan Cagar Alam Taba Penanjung, di Hutan Lindung Bukit Daun yang berdampingan langsung dengan kawsan hutan itu juga sering ditemukan rafflesia mekar. “Sebagian besar hutan Bengkulu merupakan habitat rafflesia, tapi di dua lokasi ini paling sering ditemukan mekar,” katanya.(ms)

Flag Counter

Blog yang Saya Ikuti

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Denna Mitra Indonesia

Layanan Bantuan Perumahan, Konsultasi Dan Pusat Informasi Perumahan (Dmi Property Agency)

Metro Koran

Berita Seputar Bengkulu dan Indonesia, Fakta Itu Nyata

Ilmu Hukum

Berbagi Penyelesaian Masalah Untuk Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: