Metro Koran

Beranda » Metro Bengkulu » Walikota Bengkulu Didemo

Walikota Bengkulu Didemo

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya

Metro Koran

Ikuti saya di Twitter

Arsip


 

Walikota Bengkulu Didemo

Pedagang Pasar Subuh Enggan ke BaruKoto

BENGKULU (METRO)- Pedagang pasar subuh, Pasar Minggu Bengkulu, tidak mau tempat mereka berjualan digusur dan mereka enggan dipindahkan ke Pasar Baru Koto yang berlokasi di Kelurahan Pasar Pantai itu. Sehingga Senin kemarin sedikitnya 300 pedagang melakukan aksi demo ke kantor walikota setempat.

01Pedagang dengan didampingi 15 anggota Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMII) yang ingin bertemu langsung Walikota Helmi Hasasn, harus menelan rasa kecewa. Karena mereka tidak berhasil menemui Walikota Bengkulu, Helmi Hasan yang sedang melaksanakan tugas luar.

Mereka hanya bisa menyampaikan tuntutan mereka melalui orasi yang disampaikan perwakilan pedagang. Dalam orasinya, perwakilan pedagang, Effendi mengungkapkan, bahwa pihaknya menolak keras dipindahkan ke Pasar Baru Koto II, karena kondisi pasar itu belum memadai, baik sarana pasar maupun jalur transportasi yang belum dipindahkan.

“Kami tidak bersedia dipindahkan ke Pasar Baru Koto, karena banyak kerugian nantinya. Langganan kami tidak ada lagi, jalur angkot juga belum disiapkan, pasar juga belum disiapkan. Tapi kami sudah mau dipindahkan, pasar sudah dipagar. Mana janji Walikota yang katanya tidak akan menggusur pedagang,” ujar Effendi yang diamini pedagang lainnya.

Pedagang kian menunjukkan kemarahannya, karena mereka ingin sekali menyampaikan harapan mereka itu ke Walikota Helmi Hasan. Namun mereka gagal menemui orang nomor satu di Kota Bengkulu itu. Sementara kawasan Pasar Subuh KZ. Abidin II sudah dipagar, dan material pasir sudah dimasukkan ke lokasi sebagai pertanda pembangunan akan dimulai.

Sedangkan lokasi tersebut sejak dua tahun lalu memang direncanakan untuk pengembangan Pasar Minggu Square-PMS yang dilakukan pihak investor dan proses pemagaran sudah mulai dilakukan. “Kondisi ini membuktikan pemerintah tak berpihak pada mereka sebagai masyarakat kecil dan lemah.

Jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Subuh, terinventarisir 400 orang lebih. Pada saat pencalonan Walikota Helmi Hasan pernah menjanjikan tidak akan ada penggusuran pedagang, bahkan ia menjajikan akan menyediakan 50 ribu lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kota Bengkulu. “Kalau begini namanya menjadikan kami pengangguran,” kata sejumlah pedagang.

Disisi lain, Efendi, Ketua Pedagang Ayam KZ. Abidin II Kota Bengkulu mengatakan, pihaknya akan tetap bertahan berjualan di jalan KZ. Abidin II Kota Bengkulu. Karena kondisi Pasar Baru Koto II belum layak untuk ditempati, pedagang juga menghindari konflik dengan pedagang setempat yang telah lebih dulu berjualan di Pasar tersebut.

“Kami ini berdagang baik-baik, daripada kami maling. Kami butuh untuk membiayai anak istri kami makan dan anak-anak kami mau sekolah,” ungkap Efendi dengan tegas.

Dalam aksi tersebut, para pedagang juga melakukan pembongkaran terhdap pagar seng yang menutup dua sisi jalan KZ. Abidin II Kota Bengkulu dan membakarnya. Pasir yang ada di lokasi juga digunakan pedagang untuk menutup jalan yang becek dan berlubang. “Besok kita berdagang disini tidak becek lagi,” ujar pedagang dengan nada emosi.

Tidak hanya itu, aksi massa berlanjut, pada malam harinya mereka bergerombol menjaga lokasi pasar subuh supaya terhindar dari pemagaran yang dilakukan Satgas gabungan Pemerintah Kota Bengkulu. Isu pemagaran memang sudah santer, karenanya pedagang berjaga-jaga agar petugas tidak melakukan pemagaran di lokasi tempat mereka mencari nafkah itu. (yt)

Flag Counter

Blog yang Saya Ikuti

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Denna Mitra Indonesia

Layanan Bantuan Perumahan, Konsultasi Dan Pusat Informasi Perumahan (Dmi Property Agency)

Metro Koran

Berita Seputar Bengkulu dan Indonesia, Fakta Itu Nyata

Ilmu Hukum

Berbagi Penyelesaian Masalah Untuk Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: